3 Hal yang Sering Dilupakan oleh Pembeli Marketplace

Penulis : Tommy Ardo Pratama

JurnalPost.com – Marketplace merupakan nama keren dari pasar online, secara definisi marketplace merupakan tempat bertemunya antara penjual dan pembeli di dalam ruang lingkup transaksi elektronik. Antara toko akan bersaing dalam satu marketplace, demikian dengan pembeli akan memiliki banyak pilihan dari aspek harga produk, kualitas produk, bahkan rating toko menjadi pertimbangan. Untuk menjadi smart buyer marketplace, pastikan tidak melupakan 3 aspek ini ya :

1. TIDAK SEGERA MENYELESIKAN PESANAN
Pembeli sering sekali tidak menyelesaikan pesanan ketika barang yang diterima sudah sesuai dengan pesananya. Tindakan tersebut sebenarnya merugikan penjual marketplace itu sendiri karena dana yang dikeluarkan oleh pembeli akan ditahan oleh sistem marketplace sebagai pihak ketika, dengan alasan pihak marketplace memberi kesempatan dan menjamin pembeli untuk melakukan refund dana atau pengembalian barang apabila barang yang diterima tidak sesuai dengan pesananya. Hal ini sebenarnya sejalan dengan hak-hak konsumen yang diatur dalam Pasal 4 huruf H Undang-undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen .

“Hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/ atau penggantian, apabila barang dan/ atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya”

Pembeli memang tidak memiliki kewajiban untuk menyelesaikan pesanannya, karena dana dari pembeli juga akan diterima otomatis oleh penjual. toko orange misalnya akan melepaskan dana maksimal 2 x 24 jam setelah pesanan sampai di alamat pembeli. Namun, akan sangat membantu apabila pembeli segera klik pesanan diterima apalagi jika modal penjual terbatas. Faktanya penjual marketpace bisa menunggu dana cair hingga 1 minggu jika dihitung dengan pengiriman yang sampainya lama dan pembeli membiarkan pesanan selesai secara otomatis.

2. TIDAK VIDEO UNBOXING PAKET
Melakukan video unboxing paket pesanan saat pembelian online merupakan aspek yang sangat penting bagi penjual untuk dilakukan calon pembeli marketplace, kegiatan ini berfungsi untuk transparansi dan menjamin pembeli tidak melakukan penggelapan barang yang berujung merugikan penjual marketplace. Setidaknya jika pembeli melakukan video unboxing paket sebelum dibuka, pembeli akan mempunyai bukti yang kuat untuk mengantisipasi pesanan yang tidak lengkap dan kurang tepat sehingga mempermudah proses retur dan refund.

Pembeli sering kali lalai melakukan hal ini, dengan alasan rating toko sudah kredibel dan punya riwayat pesanan yang bagus. Padahal itu semua tidak menjamin barang yang dikirim sesuai dengan pesanan, penjual juga manusia bisa saja salah atau tertukar dalam mengirimkan barang. Selain untuk melindungi kepentingan pembeli, video unboxing juga sebagai klaim garansi shoope bagi penjual ketika barang yang diterima pembeli dalam keadaan rusak atau terdapat kesalahan ekspedisi dalam pengiriman barang.

3. TIDAK MEMBACA DESKRIPSI PRODUK
Informasi yang tersedia di halaman produk digunakan penjual untuk menjelaskan secara utuh pengertian, spesifikasi dan kelebihan produk yang dijual. Bahkan sering kali halaman deskripsi digunakan sebagai penjelasan terkait aturan toko hal ini menyebabkan perikatan antara penjual dan pembeli, contohnya “membeli berarti setuju” setuju dalam hal ini berarti pembeli harus menerima konsekuensi apabila tidak membaca deskripsi yang telah dijelaskan oleh penjual.

Marketplace memang sangat mudah layanannya, pasarnya luas, tidak harus ada toko offline. Itu memang menjadi keuntungannya. Namun sebagai pembeli alangkah lebih bijaksana dalam membaca dan memahami produk yang kita beli, jangan sampai kita menjadi korban oknum-oknum penjual marketplace yang tidak bertanggung jawab.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *