50 KK Warga Muslim Desa Negeri Jahe Karo Kesulitan Air Beraih, Imbas Belum Adanya Sumur Bor

JurnalPost.com – Air menjadi kebutuhan primer dalam kehidupan umat manusia. Bahkan sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi dua liter air atau setara dengan 8 gelas air setiap harinya. Namun tidak sedikit diberbagai daerah masih banyak yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

Seperti yang dialami warga desa Negeri Jahe kecamatan Kutabuluh kabupaten Karo. Bila ingin sholat, warga berwudhu di sungai.

Berkaitan dengan ini, sebelumnya BMH mendapat informasi bahwa warga di desa Negeri Jahe kesulitan akses air bersih.

Sebagaimana yg diutarakan oleh Osman Ali, Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Sumatera Utara, tim BMH bergegas menuju lokasi untuk memastikan. Selasa, (12/12/23)

“Ternyata benar, kami melihat langsung, warga desa Negeri Jahe mengalami kesulitan air bersih. Bahkan untuk beribadah mereka harus berwudhu di sungai yang tidak layak digunakan bersuci.” Ujar Osman.

Minimnya air bersih tidak hanya dirasakan 50 kepala keluarga muslim, namun 150 an lebih warga non muslim juga merasakan hal yang sama. Untuk kebutuhan sehari-hari, warga mengandalkan air hujan.

Salah satu warga, Bapak Mega menuturkan keluh kesah masyarakat di desanya “Selama ini, untuk bersuci, mandi dan konsumsi, warga hanya mengandalkan air hujan” ujarnya.

“Aliran sungai kotor, apalagi kalau banjir. Bila kemarau penuh limbah”, tambahnya.

Minimnya air bersih juga berdampak pada proses ibadah warga muslim, sebagaimana yang disampaikan Efendy, pengurus masjid Al-Hidayah, satu-satunya masjid di Desa tersebut

“Biasanya kalau berwudhu kami harus ke sungai, meski kotor tetap kami gunakan, tak ada pilihan lain. Jalan menuju ke sungai pun gelap tak ada penerangan dan licin.” ujarnya.

Warga sadar, untuk memenuhi kebutuhan air bersih dengan membangun sumur bor. Namun kondisi perekonomian warga yang minus, membuat harapan itu berat dapat terwujud.

“Diperlukan biaya yang tidak sedikit, butuh belasan atau puluhan juta untuk membangun sumber air bersih. Sementara kami belum mampu,” Pungkas Arifin.

Untuk membantu masyarakat desa Negeri Jahe, BMH menghajatkan untuk bergerak mengatasi problem tersebut, dengan membangun sumur bor. Yuk bareng BMH, gotong royong hadirkan sumur bor impian warga untuk mudahkan bersuci dan memenuhi kebutuhan warga.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *