Alfath Flemmo, Komposer Musik Gen Z yang Sukses Berkarir di Jakarta. Ikuti Kisahnya!

Alfath Flemmo, Komposer Musik Gen Z, Musisi AI, Produser Musik Digital Sukses Berkarir di Jakarta. Sumber: Instagram @AlfathFlemmo

JAKARTA, JurnalPost.com – Alfath Flemmo (20), musisi AI, pianis, komposer, dan produser musik digital Generasi Z mencapai kesuksesan yang luar biasa di industri musik global. Ia tidak hanya memperoleh beasiswa kuliah sarjana dari Sony Music Group (SMG) Entertainment New York, Amerika Serikat, tetapi dirinya juga berkolaborasi membuat tiga lagu baru dengan artis sekaligus penyanyi muda Jakarta, Felicia Angelica (12).

Alfath Flemmo memiliki nama asli Maharsyalfath Izlubaid Qutub Maulasufa, lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 3 Februari 2004. Alfath mempunyai talenta yang kuat di bidang komposisi musik. Ia mulai membuat karya musik pada usia 15 tahun.

Dalam pekerjaan komposisi dan aransemen musik, Alfath Flemmo menggunakan perangkat lunak Digital Audio Workstation (DAW) FL Studio, Ableton, dan Studio One, serta memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) yang canggih untuk membuat musik yang unik dan inspiratif. Alfath Flemmo juga menggabungkan berbagai genre musik dalam pembuatan lagu Pop, Jazz, indie, KPop, EDM/DJ, RnB, Trap, Hip Hop, Rock, dan Dangdut Jawa Ambyar.

Alfath Flemmo adalah pendiri sekaligus CEO dari Flemmo Music Global (FMG) Publishing, yaitu perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di sektor industri kreatif yang menyediakan jasa pembuatan lagu original dan aransemen musik digital berbasis teknologi AI yang berkantor pusat di Jakarta Barat.

Melalui digital marketing dan global networking, Alfath Flemmo memperoleh talent penyanyi (singer) dan telah melayani klien dari berbagai negara, seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, Korea Selatan, China, Taiwan, Hong Kong, Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Finlandia, Spanyol, Belanda, Rusia, Georgia, Arab Saudi, Mesir, Turki, Australia, Selandia Baru, dan Jepang.

Alfath Flemmo Berkolaborasi Dengan Artis Penyanyi Muda Felicia Angelica Meluncurkan Single Terbarunya “Menjadi Bintang”.

Recording 3 Single Lagu Strange, Probably, Menjadi Bintang: dari kiri Margaretha Immanuel (Talent Manager), Felicia Angelica (Singer), Oki (Audio Operator), Alfath Flemmo (Komposer, Produser Musik), Backbeat Studio, Tangerang Selatan. Sumber: Instagram @AlfathFlemmo

Salah satu kolaborasi yang dilakukan oleh Alfath Flemmo adalah dengan artis penyanyi Felicia Angelica, yang berusia 12 tahun.

Felicia Angelica adalah penyanyi muda berbakat asal Jakarta, lahir pada 26 Desember 2011. Prestasi Felicia di antaranya sebagai Duta Kita Cinta Lagu Anak Indonesia (KILA) Puspresnas Kemdikbud 2021, Puteri Anak Indonesia Sosial Media 2022, Winner Singer Star Voice Junior 2023, Cibinong City Mall Rising Star 2023, dan Gold APAF Bangkok 2023. Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan, seperti menjadi duta pendidikan untuk keberlanjutan planet bumi. Pada 2024, Felicia Angelica berkolaborasi dengan komposer Alfath Flemmo merilis tiga lagu single, yaitu “Strange”, “Probably”, dan “Menjadi Bintang”.

Lagu-lagu Felicia Angelica menceritakan tentang perasaan dan pengalaman anak usia 12 tahun yang mulai beranjak remaja dengan keresahan yang sedang dilaluinya.

Lagu Strange dan Probably merupakan lagu yang diciptakan oleh Felicia sendiri. Lagu “Struggle” mengungkapkan tentang tantangan dan tekanan yang dihadapi oleh Felicia sebagai seorang penyanyi muda. Lagu “Probably” menggambarkan tentang keraguan dan ketidakpastian yang dirasakan oleh Felicia dalam menjalin hubungan dengan teman-temannya.

Sedangkan single “Menjadi Bintang” yang dibawakan Felicia Angelica merupakan lagu ciptaan Alfath Flemmo bersama Dynta Nabila. Lagu “Menjadi Bintang” mengekspresikan tentang harapan dan cita-cita Felicia untuk bersinar seperti bintang di dunia musik. Selain itu, lewat lagu tersebut Felicia juga ingin mengajak anak muda untuk menjadi bintang dengan segala potensi yang dimiliki.

Tiga lagu tersebut dirilis secara bersamaan pada perayaan hari ulang tahun Felicia yang ke-12, yaitu pada 6 Januari 2024. Acara peluncuran lagu tersebut diadakan di Pause and Play Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh keluarga, teman, dan tim management Felicia.

Felicia tampil memukau di acara Grand Launching Single dengan membawakan ketiga lagu tersebut secara live. Ia juga mendapatkan kejutan dari Alfath Flemmo, yang memberikan ucapan selamat dan apresiasi atas kerja sama mereka.

“Saya bangga dan senang bisa berkolaborasi dengan Felicia Angelica, penyanyi yang sangat berbakat dan berpotensi. Saya berharap lagu-lagu Felicia bisa menginspirasi dan memberi semangat bagi banyak orang, khususnya anak muda generasi Z,” ungkap Alfath Flemmo, komposer musik Indonesia generasi Z yang lagi naik daun.

Alfath Flemmo dan Felicia Angelica adalah dua contoh musisi muda generasi Z yang memiliki visi dan misi yang positif dan bermakna. Mereka menunjukkan bahwa musik adalah salah satu bentuk ekspresi dan komunikasi yang universal dan efektif.

Alfath Flemmo, Komposer Musik Gen Z Jadi Langganan Artis Penyanyi Jakarta.

Recording Single Lagu Deddy Chen: dari kiri Alfath Flemmo (Komposer, Produser Musik), Deddy Chen (Singer), Bowo Soulmate (Vocal Director), Aditya Bagus (Audio Operator), Bro’s Studio, Jakarta Selatan. Sumber: Instagram @AlfathFlemmo

Selain berkolaborasi dengan Felicia Angelica, Alfath Flemmo melalui perusahaan publisher musik yang didirikannya, yaitu Flemmo Music Global (FMG) Publishing, kini jadi langganan para talent musisi dan penyanyi pendatang baru (new comer) hingga penyanyi senior (professional singer) di Jakarta.

Pada tahun 2024, Alfath Flemmo masih berlanjut menggarap job lagu original untuk artis penyanyi Jakarta di antaranya: singer Deddy Chen untuk lagu pop-ballad “Andai Saja”, Nannouz untuk “Lagu Untuk Ibu” dan “Lagu Religi”, Indra Rawi untuk “Ku Tak Sebaik Itu”, Who & The Kids untuk “Karena Ku Sayang Kamu”.

Ada juga artis Bamus untuk “Tunggu Aku Kembali”, Billy Mambrasar untuk “Cinta Yang Dulu”, Aroenika untuk 8 lagu di album “Senandika”.

Artis lainnya yaitu Ricardo, Aysila, Nadine, Dzaki, Stiven, Gabriel dari Serawak Malaysia, dan Adilisius dari Finland, Eropa.

Recording 8 Lagu Album Religi “Songs of Faith” Nannouz: dari kiri Yandi Gunawan (Vocal Director), Nannouz (Singer), Alfath Flemmo (Komposer, Produser Musik), Dynta Nabila (Songwriter), Dwiki Dharmawan Studio, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten. Sumber: Instagram @AlfathFlemmo

Lagu-lagu untuk artis Nannouz yang komposisi dan produksi musiknya dibuat oleh Alfath Flemmo, yaitu lagu berjudul Ibu, Mother, Madre, Ma Mere, Ummi, Aiti, Life’s Only Once, Bapak, Bandung I Love You Forever, Anaking, Untukmu Anakku, Jangji Pasini, Ya Rasulullah, Di Bait-Mu, Moonlight, La Luce Lunare, Today We’re On the Road Again, Puasa Kita, Kami Datang Menjelang, Wahai Junjungan Kami, Izinkan Aku Kembali, Taqobalallahu Minna Wa Minkum, Cinta Kita Berdua, Lights in Your Eyes, Salah Sangka, Brotherly Bond.

Recording 8 Lagu Album “Randomly Mixed” Nannouz feat. Adilisius: dari kiri Nannouz (Singer), Adilisius (Singer), Yandi Gunawan (Vocal Director), Alfath Flemmo (Komposer, Produser Musik), Dwiki Dharmawan Studio, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten. Sumber: Instagram @AlfathFlemmo

Pada tahun 2024, Alfath Flemmo juga masih menggarap proyek lagu untuk talent dari luar negeri, yaitu artis Adilisius yang berdomisili di Finlandia, Eropa. Lagu single terbarunya yaitu Pitka Tie, Yon Syleili, Brotherly Bond (feat. Nannouz), Aiti, Life’s Only Once (feat. Nannouz), dan Today We’re On the Road Again.

Pendidikan Alfath Flemmo, Double Degree di President University dan BINUS

Selain karirnya dalam bidang komposer dan produser musik yang terus melejit, Alfath Flemmo juga merupakan seorang mahasiswa berprestasi di bidang akademis. Pemuda yang mempunyai nama asli Maharsyalfath Izlubaid Qutub Maulasufa, lahir di Jombang pada 3 Februari 2004 itu, merupakan alumni MAN 1 Jombang (Mansajo), yang terkenal dengan slogannya, Madrasahnya Para Juara dan Pengusaha.

Alfath pernah mewakili MAN 1 Jombang untuk menghadiri Summer Course dengan beasiswa YL Scholarship di program Yale Young Global Scholars, (YYGS) Literature, Philosophy, and Culture (LPC), di Yale University, Amerika Serikat, pada Juli 2021. Berkat prestasi tersebut Alfath diangkat menjadi Duta YYGS Alumni Indonesia.

Alfath Flemmo juga terpilih sebagai delegasi konferensi pemuda internasional Istanbul Youth Summit 2021, Alfath Flemmo menciptakan lagu “Official Jingle Song Istanbul Youth Summit (IYS)”. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) IYS ini diinisiasi oleh Youth Break the Boundaries (YBB) Foundation, bertema “Public Leadership through The Crisis” di Ramada Merter Hotel & Suites, Istanbul Turki.

Lagu jingle resmi Istanbul Youth Summit (IYS) yang diciptakan oleh Alfath Flemmo mendapat apresiasi luar biasa dari Aldi Subakti (CEO Youth Break the Boundaries), Lalu Muhammad Iqbal (Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Turki), dan Billy Mambrasar (Staf Khusus Presiden RI Joko Widodo untuk periode kedua 2019-2024).

Alfath Flemmo sadar betul akan pentingnya sebuah pendidikan bagi karirnya. Saat ini ia sedang menempuh pendidikan program sarjana double degree.

“Alhamdulillah, saya memperoleh penghargaan Sony Music Group Global Scholars Program 2022-2026 yang dikelola oleh Institute of International Education (IIE). Yakni berupa full-scholarship untuk kuliah sarjana Sistem Informasi untuk Bisnis dan Manajemen, Fakultas Ilmu Komputer, di President University,” ujar Alfath merasa bersyukur.

Alfath Flemmo merupakan salah satu dari 50 penerima beasiswa Sony Music Group (SMG) Global Scholars Program, New York, Amerika Serikat. Beasiswa yang sangat bergengsi ini diberikan kepada mahasiswa berprestasi dari seluruh dunia yang memiliki passion dan talenta kuat di bidang musik maupun bisnis musik.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *