Bijak Dalam Memilih Presiden dan Wakil Presiden

Oleh Anggi Dwi Kusumawardani, Mahasiswa Program Studi Komunikasi Digital dan Media

JurnalPost.com – Dalam negara demokrasi peranan komunikasi politik sangat penting artinya dimana ideologi demokrasi mengingatkan adanya komunikasi rulti arah, baik antar suprastruktur politik, antar infrastruktur politik maupun antara suprastruktur dan infrastruktur politik atau sebaliknya. Politik merupakan motor pemerintahan di suatu negara. Politik yang baik adalah politik yang berasaskan demokrasi. Karena dengan politik yang berasaskan demokrasi maka masyarakat bisa turut serta dalam proses pengambilam suatu keputusan. Hal ini sesuai dengan prinsip demokrasi yang menyatakan semua keputusan “dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat”. Masyarakat berhak mengemukakan pendapatnya karena masyarakat sendirilah yang mengetahui kondisi sebenarnya. Oleh karena itu, dalam pemilihan umum masyarakat harus memilih secara langsung calon pemimpin atau wakil rakyat tersebut agar sesuai dengan visi dan misi yang tentunya berpihak terhadap masyarakat bukan individu atau kelompok tertentu.

Pemilihan presiden dan wakil presiden Indonesia 2024 sudah tinggal menghitung hari. Calon Presiden (Capres) dan Wakil Presiden (Wapres) yang kita pilih akan memegang peran kunci dalam mengelola pemerintahan, memutuskan kebijakan, dan mempengaruhi arah masa depan negara. Oleh karena itu, pemilihan calon presiden dan wakil presiden yang baik dan benar sangat penting.

Pemilihan calon presiden adalah momen penting dalam kehidupan sebuah negara. Di tengah banyaknya calon, pemilih harus benar-benar selektif. Hal itu penting, supaya proses demokrasi berjalan dengan baik dan masyarakat mampu menjadi pemilih yang baik. Memilih presiden dengan bijak melibatkan beberapa langkah kunci, yaitu :

1. Kenali visi dan misi calon serta rekam jejaknya.

Untuk mengenali visi dan misi calon presiden, kita bisa mengikuti pidato-pidato mereka dan membaca dokumen resmi yang merinci tentang perjalanan politik mereka. Selain itu, telusuri rekam jejaknya, termasuk pengalaman politik dan kepemimpinan sebelumnya, untuk memahami bagaimana mereka menghadapi tantangan dan cara membuat keputusan. Memeriksa konsistensi tindakan dan pernyataan calon dapat memberikan gambaran lebih baik tentang integritas dan komitmen mereka terhadap visi dan misi yang diusung.

2. Pertimbangkan integritas dan moralitasnya.

Untuk mempertimbangkan integritas dan moralitas calon presiden dan wakil presiden kita dapan memperhatikan rekam jejak pribadi dan profesional mereka. Evaluasilah bagaimana mereka mengatasi tantangan etika atau konflik kepentingan sebelumnya. Meninjau kejadian atau tindakan kontroversial yang mungkin terkait dengan etika atau moralitas mereka. Lalu perhatikan nilai-nilai dan prinsip yang dijunjung tinggi oleh calon tersebut dan sejauh mana konsisten mereka dalam menerapkannya. Terakhir, pertimbangkan respons mereka terhadap kritik atau skandal moral yang mungkin terjadi di masa lalu. Memahami aspek-aspek ini dapat membantu kita membuat pertimbangan tentang integritas dan moralitas calon presiden dan wakil presiden.

3. Tinjau kebijakan yang diusungnya untuk memastikan sesuai dengan nilai dan kebutuhan masyarakat.

Untuk meninjau kebijakan calon presiden dan wakil presiden, kita bisa mengidentifikasi kebijakan utama yang diusung dan pertimbangkan dampaknya terhadap nilai dan kebutuhan masyarakat. Tinjau sejauh mana rencana kebijakan tersebut dijelaskan secara rinci, termasuk strategi implementasinya. Perhatikan juga apakah calon menyuarakan keterlibatan dan partisipasi masyarakat dalam proses kebijakan. Lalu selidiki apakah kebijakan tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang dianggap penting oleh masyarakat dan apakah dapat mengatasi isu-isu krusial yang dihadapi. Dengan melakukan ini, kita dapat membuat penilaian yang lebih baik tentang konsistensi dan relevansi kebijakan dengan nilai dan kebutuhan masyarakat.

4. Ikut serta dalam diskusi politik untuk memahami pandangan dari berbagai sudut.

Aktiflah dalam forum atau grup diskusi yang membahas politik. Dengarkan dengan seksama pandangan dan argumen dari berbagai peserta, termasuk yang memiliki pendapat berbeda. Kita bisa mengajukan pertanyaan dan berikan tanggapan konstruktif untuk memperdalam pemahaman. Baca sumber-sumber berita yang beragam untuk mendapatkan sudut pandang yang berbeda. Pertimbangkan masukan dari teman, keluarga, atau ahli politik untuk memperluas perspektif. Dengan terlibat aktif dalam diskusi dan mendengar pandangan dari berbagai sudut, kita dapat memperkaya pengetahuan politik dan membuat pilihan yang lebih informasional.

5. Gunakan hak pilih dengan bijak sesuai dengan pertimbangan tersebut.

Menggunakan hak pilih dengan bijak penting karena pemilihan presiden dan wakil presiden memiliki dampak besar pada arah dan kebijakan negara. Pertimbangan yang matang membantu memastikan bahwa pilihan yang dibuat sesuai dengan nilai, kebutuhan, dan aspirasi masyarakat. Dengan menggunakan hak pilih secara bijak, kita ikut serta dalam membentuk masa depan negara dan memilih pemimpin yang dapat mewakili dan melayani kepentingan masyarakat. Pemilihan yang cerdas juga dapat membantu mencegah terpilihnya pemimpin yang tidak memenuhi standar integritas, moralitas, atau kebijakan yang sesuai dengan tuntutan masyarakat. Dengan kata lain, pemilihan yang bijak adalah bagian integral dari partisipasi aktif dalam proses demokrasi untuk mencapai pemerintahan yang lebih baik dan lebih sesuai dengan harapan warga negara.

Memilih calon presiden adalah tanggung jawab yang serius, dan keputusan kita akan berdampak besar pada masa depan negara. Dengan memahami isu-isu, latar belakang, integritas, dan visi calon presiden, kita dapat membuat keputusan yang bijak dan berkontribusi pada kemajuan dan kesejahteraan negara.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *