Ferza Agustia Darma Kembali ke Panggung Politik dengan Semangat Baru

JurnalPost.com – Calon anggota DPRD Kaltim, Ferza Agustia Darma, kembali berkiprah dalam dunia politik dengan semangat baru. Dalam perjalanannya, Ferza mengungkapkan bahwa keputusannya untuk kembali ke panggung politik tidak lepas dari warisan keluarganya yang kuat di bidang politik.

Dengan latar belakang keluarga yang memiliki kontribusi besar dalam politik lokal, Ferza tumbuh dalam atmosfer penuh dedikasi kepada masyarakat. Meskipun sempat hiatus untuk fokus pada bisnisnya, panggilan politik kembali menghampiri Ferza saat DPP PDI Perjuangan menunjuknya sebagai calon Walikota Bontang pada tahun 2020.

Keputusan Ferza untuk mendukung Ibunya, Najirah, dalam pencalonan Walikota Bontang menggambarkan komitmen keluarga dalam menjalankan program-program prioritas yang diwariskan oleh almarhum Ayahnya, Adi Darma.

“Saya merasa bertanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan Ayah, yang telah mendedikasikan hidupnya untuk masyarakat. Bersama Ibu, kami memutuskan mendorong pencalonan beliau dan Basri Rase pada waktu itu,” ujar Ferza.

Setelah pengalaman tersebut, Ferza kini kembali mencalonkan diri sebagai Calon Anggota Legislatif DPRD Kaltim pada Pileg 2024 dari PDI Perjuangan. Ia menekankan perubahan paradigma dari keinginan untuk duduk di kursi legislatif menjadi fokus pada kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Saat ini, saya lebih memikirkan apa yang bisa saya lakukan untuk masyarakat. Niat saya telah berubah, dan saya ingin turun langsung ke masyarakat, membantu mereka, dan merealisasikan ide-ide untuk kemajuan daerah,” ungkap Ferza.

Ferza juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin hanya menjadi figur yang duduk di kursi legislatif tanpa keterlibatan langsung dengan masyarakat. Ia berkomitmen untuk aktif turun ke lapangan, mendengar aspirasi, dan menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat di dapil Bontang, Kutim, Berau.

“Bagi saya, politik tidak hanya tentang kursi dan kekuasaan, tapi tentang memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Saya ingin menjadi wakil rakyat yang mendengar, peduli, dan bertindak sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah ini,” jelasnya.

Meskipun Ferza mengakui bahwa mengikuti jejak Ayahnya yang memiliki nama harum di kalangan masyarakat bukanlah tugas yang mudah, namun, ia yakin dapat memberikan kontribusi positif dan melanjutkan perjuangan orang tuanya. Ia mengaku mendapat sambutan positif dari masyarakat Bontang, yang dikenal sebagai kota yang kritis dan lantang.

“Sejauh ini, saya merasa tidak ada stigma atau tekanan berlebihan. Masyarakat Bontang kritis dan tahu membedakan. Sambutan positif ini menjadi dorongan bagi saya untuk terus bekerja keras dan membuktikan dedikasi saya kepada masyarakat,” tutup Ferza Agustia Darma.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *