Harich Jewelry Ciptakan Kilau Elegan Perhiasan dengan Lab Grown Diamond

(Perhiasan dengan lab grown diamond di Harich Jewelry)

JurnalPost.com – Berlian telah menjadi simbol kemewahan dan keabadian selama berabad-abad. Dalam dunia perhiasan, gemstone ini tidak hanya dihargai karena kilauannya yang luar biasa, tetapi juga karena keterampilan dan keahlian dalam merakitnya menjadi perhiasan.

Para ahli gemologi dan perancang perhiasan telah menjelajahi keindahan serta karakteristik unik berlian, membuatnya menjadi pilihan utama dalam menciptakan karya seni perhiasan yang tiada tanding.

Menurut ahli gemologi terkemuka, Dr. Richard T. Liddicoat, keindahan berlian bukan hanya tentang kilau yang memukau, tetapi juga tentang cara cahayanya memantul melalui kristal yang sempurna. Kristal struktur berlian memungkinkannya memecah cahaya dengan cara yang tak tertandingi, menciptakan perpaduan warna-warna spektrum yang memukau. Ini memberikan berlian daya tarik visual yang unik dan tak terbantahkan.

Menentukan kualitas sebuah berlian membutuhkan keahlian khusus. Dr. Martin Rapaport, seorang pakar penilaian berlian, menekankan pentingnya empat faktor utama, dikenal sebagai “Four Cs”: Cut (potongan), Color (warna), Clarity (kejernihan), dan Carat (karat). Potongan yang tepat mengoptimalkan cahaya yang masuk dan keluar dari berlian, sementara warna dan kejernihan menentukan kemurnian dan kualitas. Karat, pada gilirannya, mengacu pada ukuran fisik berlian.

Baru-baru ini, mahalnya harga natural diamond membuat para pengrajin menciptakan lab grown diamond atau berlian yang dibuat atau ditanam di laboratorium.

Meskipun memiliki karakteristik fisik dan kimia yang sama dengan berlian alami, proses pembuatan lab grown diamond sepenuhnya dikendalikan dalam lingkungan laboratorium berbeda dengan natural diamond yang terbentuk secara alami di dalam kerak bumi.

Secara umum, lab grown diamond dapat ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau daripada berlian alami dengan karakteristik yang serupa, sehingga tidak heran jika lab grown diamond banyak dicari.

Harich Jewelry, sebuah toko perhiasan yang mengkhususkan diri dalam lab grown diamond agar dapat lebih dijangkau oleh masyarakat Indonesia, menawarkan koleksi eksklusif yang dapat diadopsi untuk pernikahan dan acara penting lainnya.

“Dengan fokus pada keindahan dan inovasi, Harich Jewelry yang berada di bawah naungan PT Harich Terang Nusantara berkomitmen untuk memberikan pengalaman berbelanja perhiasan yang istimewa. Kami menawarkan opsi terjangkau tanpa mengorbankan kualitas,” ungkap Stella selaku Founder Harich Jewelry.

“Harich Jewelry menonjolkan layanan pelanggan yang cepat dan efisien, serta kemampuan untuk menciptakan perhiasan sesuai keinginan pelanggan melalui layanan custom. Sebagai mitra yang dapat diandalkan, kami bangga menyajikan perhiasan yang memadukan keunikan, keindahan, dan keanggunan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan kami.” Sambungnya.

Di Harich Jewelry, calon pelanggan dapat bebas memilih spesifikasi Diamond yang mereka inginkan ataupun tipe perhiasan yang mereka inginkan.

Tim sales Harich Jewelry juga akan mendampingi calon customer untuk memilih perhiasan yang sesuai. Tidak heran jika Harich Jewelry menjadi pilihan utama dalam membeli perhiasan.

Dirinya mendapatkan bantuan dana, mentoring, pelatihan, magang (internship), dan kesempatan untuk berkolaborasi dengan artis dan profesional musik dari Sony Music Group (SMG) Entertainment.

Lebih lanjut, Alfath mengatakan bahwa dirinya juga sedang menempuh program studi S1 Komunikasi Marketing (Marcomm) di Universitas Bina Nusantara (BINUS), Jakarta Barat.

“Saya memperoleh Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2022-2026 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud Ristek RI). Yaitu program kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan untuk kuliah di BINUS,” ungkap Maharsyalfath Maulasufa.

Beasiswa BPI merupakan beasiswa penuh dari Pemerintah Indonesia yang menanggung seluruh biaya kuliah, biaya hidup, biaya perjalanan dan transportasi harian, biaya buku, biaya tugas akhir skripsi, dan tunjangan asuransi kesehatan.

Alfath Flemmo berharap kisah perjalanannya dapat menginspirasi generasi muda, khususnya bagi Gen Z, agar terus semangat berkarya untuk meraih kesuksesan di masa depan.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *