Inisiasi Mahasiswa HI UMM Dan Sabers Pungli terkait Penanganan Sampah di Desa Junrejo

JurnalPost.com – Kepala Desa Junrejo Bapak Andi Faizal Hasan mengadakan rembukan atau rapat koordinasi dengan perangkat Desa Junrejo serta mengajak Perwakilan Mahasiswa HI UMM dan juga Komunitas pecinta lingkungan “Sabers Pungli” untuk membahas penangan sampah yang ada di Desa Junrejo.

Adanya rapat koordinasi ini untuk melanjutkan hasil sampling dan survey yang sebelumnya sudah dilakukan oleh rekan-rekan dari Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang.

Yang mana kegiatan yang dilakukan oleh rekan-rekan mahasiswa ini merupakan inisiatif serta komitmen prodi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang dalam menangani persoalan sampah yang ada di Malang Raya.

Maka dari itu para Mahasiswa HI UMM ini yang merupakan hasil luaran dari mata kuliah Gerakan Sosial Global yang diampu oleh Bapak Ruli Inayah, turut terjun langsung ke desa.
Dari hasil Sampling yang dilakukan pada bulan November kemarin di dapatkan bahwa, Sampah Organik dan Residu merupakan sampah yang menjadi keluhan atau permasalahan bagi warga. Karena untuk sampah An Organik sendiri, warga Desa Junrejo ini dapat dimanfaatkan serta dijual melalui gerakan Bank Sampah yang sudah ada di hampir setiap lingkungan RW.
Selain itu juga yang perlu di apresiasi adalah Desa Junrejo merupakan desa yang paling tanggap darurat terkait permasalahan pengolahan sampah, terutama semenjak di tutupnya TPA Tlekung.

Desa Junrejo sudah dapat mengelola sampahnya sendiri di setiap lingkungan RW dengan cara yang bermacam-macam. Akan tetapi, Desa Junrejo juga perlu management terkait pengolahan sampah yang lebih terpadu sehingga sampah ini dapat menjadi lebih bermanfaat dan bernilai ekonomis.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi Desa Junrejo pada tanggal 15 Desember yang lalu, dapat diambil kesimpulan bahwa 6 dari 10 RW yang ada di Desa Junrejo mengeluhkan sampah residu yang sangat sulit untuk di olah.

Untuk beberapa wilayah di lingkungan RW yang ada di Desa Junrejo ini mengolah sampah residu dengan cara dibakar. Akan tetapi dengan pembakaran ini masih belum efektif, karena gas buang yang dihasilkan dari adanya pembakaran residu ini cukup banyak sehingga di khawatirkan akan menyebabkan polusi udara.

Dan dengan adanya hasil penggalian data dan juga hasil diskusi dengan Sabers Pungli sepakat bahwa, permasalahan yang mendasar terkait sampah ini adalah pemilahan sampah yang dimulai dari skala rumah tangga.

Tentu dengan semangat Desa Junrejo untuk penanganan pengolahan sampah yang lebih baik lagi. Kami Mahasiswa HI UMM bersama Desa Junrejo dan Sabers Pungli untuk mengajak seluruh pihak baik Pemkot Kota Batu, Pemda Jawa Timur ataupun pihak lainnya untuk mendukung kegiatan ini. Demi menjaga kelestarian bumi kita dari sampah.

Oleh: Ulil Amri, Mahasiswa UMM

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *