LABS dan BPBD DKI Jakarta Berkolaborasi untuk Meningkatkan Keselamatan Bangunan Publik

JurnalPost.com – The Life and Building Safety Initiative (LABS) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta (BPBD DKI Jakarta) telah memasuki kolaborasi strategis untuk meningkatkan standar keselamatan di bangunan publik di DKI Jakarta.

Kolaborasi ini bertujuan untuk mengintegrasikan keahlian LABS dalam keselamatan bangunan dengan keahlian BPBD DKI Jakarta dalam kesiapsiagaan dan respons bencana, menciptakan pendekatan komprehensif untuk melindungi kehidupan dan infrastruktur.

Sebagai bagian dari kolaborasi ini, organisasi akan mengembangkan modul evaluasi dan penilaian untuk meningkatkan keselamatan hidup di bangunan publik di DKI Jakarta dengan menyiapkan dokumen panduan yang didedikasikan untuk evaluasi bangunan publik untuk kebakaran, keselamatan listrik dan bangunan.

Pramit Chanda, Direktur Global – Tekstil & Manufaktur – IDH dan Juru Bicara untuk Inisiatif LABS, mengatakan, “Saat kami memulai kolaborasi transformatif ini dengan BPBD DKI Jakarta, kami mengakui nilai besar dari penggabungan upaya kami untuk menciptakan bangunan yang lebih aman. LABS berkomitmen untuk membawa keahlian global kami ke meja, bekerja berdampingan dengan BPBD DKI Jakarta untuk mengatasi keselamatan bangunan.”

“Drs Isnawa Adji, M.A.P, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mengatakan: Kolaborasi ini menandai langkah signifikan maju dalam komitmen kami untuk meningkatkan standar keselamatan dan mempromosikan keselamatan jiwa di gedung-gedung umum di seluruh provinsi DKI Jakarta,”.

“Kami mengungkapkan rasa terima kasih kepada LABS dan IDH atas kontribusi mereka yang sangat berharga dalam pengembangan modul penilaian kami. Dengan mengadopsi standar internasional LABS, kami berkeinginan untuk meningkatkan standar keselamatan kami ke tingkat yang menjadikan DKI Jakarta sebagai kota model bagi kota-kota lain untuk ditiru. Dengan Standar LABS, Jakarta akan menjadi kota global, tangguh terhadap bencana dan kota yang layak huni.”

“Kolaborasi ini bukan hanya kemitraan; ini adalah komitmen bersama untuk menciptakan bangunan yang lebih aman dan mempromosikan keselamatan jiwa. Kami menyambut baik kesempatan ini untuk bekerja sama menuju DKI Jakarta yang lebih aman dan tangguh.”

Rian Sarsono, Ketua Subkelompok Urusan Pencegahan, BPBD DKI, mengatakan, “Modul penilaian yang dikembangkan menggunakan Standar LABS tentunya dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuan fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta. Ini sangat penting mengingat salah satu tugas kami adalah menetapkan pedoman dan arah sesuai dengan kebijakan Pemerintah Daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengenai upaya Penanggulangan Bencana yang mencakup pra-bencana, respons darurat bencana dan pasca-bencana secara adil dan seimbang serta sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan.”

Basuki Rakhmat, Ketua Subkelompok Urusan Pemberdayaan Masyarakat dan Institusi – BPBD DKI, mengatakan: “Pencegahan bencana dapat dilakukan dengan baik jika pemerintah memiliki pedoman penilaian yang kompeten, tepat, dan mutakhir. Dengan mengadopsi Metodologi & Standar LABS, diharapkan berbagai elemen, baik pemerintah dan swasta, dapat bersama-sama berkomitmen untuk implementasi standar keselamatan ini, sehingga DKI Jakarta dapat memiliki fasilitas bangunan dan fasilitas publik yang tangguh terhadap bencana.”

Kolaborasi LABS dan BPBD DKI Jakarta mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan bangunan yang lebih aman dan mempromosikan keselamatan hidup. Ini menetapkan momentum untuk dialog yang lebih luas tentang standar keselamatan, dan berfungsi sebagai katalis untuk perubahan yang lebih luas, menyelaraskan upaya sektor swasta dan publik menuju keselamatan hidup dan bangunan.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *