Mahasiswa Universitas Andalas Ciptakan Alat Filter Minyak Jelantah dengan Metode Machine Learning Guna Meningkatkan Produktivitas UMKM Rumah Makan di Kota Padang

JurnalPost.com – Minyak goreng ialah minyak yang berasal dari lemak tumbuhan atau lemak hewan yang dimurnikan dan berwujud cair pada suhu ruang. Minyak goreng mengandung zat dan komponen bagi tubuh manusia. Di lingkungan masyarakat terdapat kebiasaan menggunakan kembali minyak goreng yang sudah dipakai atau disebut minyak jelantah. Penggunaan minyak jelantah memiliki potensi bahaya bagi kesehatan orang yang mengonsumsinya.

Salah satu sektor penyumbang minyak jelantah terbesar adalah sektor rumah tangga dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama yang bergerak di bidang kuliner. Sektor UMKM menjadi salah satu sektor penyumbang terbesar minyak jelantah dikarenakan sektor ini membutuhkan minyak goreng dalam jumlah yang besar untuk proses produksi sehingga menghasilkan minyak jelantah dalam jumlah yang besar juga.

Selama menjalankan usaha, pelaku UMKM mengalami permasalahan yang diakibatkan oleh harga minyak goreng yang terus naik. Hal ini membuat pengeluaran pelaku usaha menjadi meningkatkan. Tidak hanya itu, pembuangan minyak jelantah juga menjadi permasalahan bagi pelaku usaha. Minyak jelantah yang dibuang dapat mencemari lingkungan dan mengakibatkan pemborosan terhadap sumber daya berharga.

Berangkat dari permasalahan tersebut, mahasiswa Universitas Andalas, Padang menciptakan sebuah inovasi tekonologi yang diberi nama SARIANG, yaitu “Smart Oil Fitration dengan Support Vector Machine dan Long Short Term Memory Guna Meningkatkan Produktivitas Ampera ‘Bukan Dia’ Padang”.

Inovasi teknologi ini direalisasikan oleh 5 mahasiswa lintas bidang ilmu yang tergabung dalam sebuah tim. Tim ini diketuai oleh Lara Adrosa Marjuita mahasiswa Program Studi S1 Teknik Elektro angkatan 2020 dengan beranggotakan Arif Shiddiq Siregar (S1 Teknik Elektro-2020), Rival Alrozi (S1 Teknik Elektro-2020), Esi Deswita (S1 Kimia-2020), dan Mohamad Aldi Bimantoro (S1 Teknik Mesin-2021). Dibawah bimbingan Bapak Prof.Dr.Eng.Muhammad Ilhamdi Rusydi, S.T.,M.T.

Ketua tim memaparkan bahwa penerapan teknologi ini ditujukan untuk membantu usaha UMKM rumah makan dalam meningkatkan produktivitasnya. Disisi lain diharapkan dengan adanya penerapan tekologi ini dapat menekan biaya produksi UMKM rumah makan dan mengurangi pecemaran lingkungan akibat pembuangan minyak jelantah. Tujuan akhir dari penerapan teknologi ini adalah agar dapat menekan biaya produksi dan meningkatkan profit para pelaku UMKM rumah makan.

SARIANG dilengkapi dengan beberapa komponen yang meliputi wadah penampungan, pompa, pemanas, filter, dan LCD. Alat ini juga dilengkapi sensor untuk melihat kualitas minyak hasil pemfilteran. Kualitas minyak hasil pemfilteran nantinya juga akan ditampilkan di LCD. Selain itu, metode machine learning juga diterapkan untuk memprediksi kapan filter tersebut diganti atau dibersihkan.

SARIANG telah melakukan uji coba implementasi alat filter minyak jelantah bersama salah satu UMKM rumah makan yang bertempat di Jl. Dr. Moh. Hatta No.90, Kapalo Koto, Kec. Pauh, Kota Padang. Berdasarkan pengujian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa SARIANG mampu menekan biaya produksi, dimana minyak jelantah sebesar 15kg dapat difilter menjadi minyak bagus sebesar. Tentunya hal ini dapat menekan biaya produksi akan pembelian minyak goreng sehingga produktivitas dari UMKM rumah makanpun dapat meningkat. Pengujian laboratorium pun telah dilakukan, dan didapatkan data bahwa minyak hasil pemfilteran telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk minyak goreng.

Pelaku UMKM yang menjadi mitra untuk ujicoba SARIANG menyampaikan bahwa penerapan teknologi yang dihadirkan sangat membantu usaha kecil dan menjadi bekal untuk berkembang. SARIANG dapat membantu meningkatkan produktivitas mitra dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh minyak jelantah.

SARIANG merupakan salah satu tim perwakilan Universitas Andalas (UNAND) yang ikut serta dalam kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan IPTEK (PKM-PI) dan berhasil mendapat pendanaan riset dari Direktoral Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Dirjen Kemendikbud Ristek) 2023.

Untuk informasi lebih lanjut dan mengetahui perkembangan serta perjalanan tim SARIANG, dapat dicek di akun media sosial di bawah ini.
Instagram : @sariang_pkmpi
Tiktok : @sariang_pkmpi
Facebook : Sariang Pkmpi
Youtube : SARIANG PKM PI

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *