Menko PMK RI Jadi Pembicara Utama Dalam Iconlapp FH UM Bengkulu

JurnalPost.com – Prof. Dr. Muhadjir Effendi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, menjadi pembicara utama dalam kegiatan konferensi internasional, International Conference on Law, Policy, and Politic (ICONLAPP), yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UM Bengkulu) pada 22 – 23 Januari 2024.

Konferensi ini digelar secara daring (online) dengan jumlah peserta mencapai 246 orang dari berbagai latar belakang pekerjaan dan organisasi. Dr. Rangga Jayanuarto, M.H, Dekan FH UM Bengkulu, menyampaikan sambutan pembukaan acara tersebut pada Senin (22/01/2024) di Aula Pascasarjana kampus 4.

“Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari secara daring dengan melibatkan pemateri dari beberapa universitas luar negeri, termasuk Menko PMK,” jelasnya.

Dalam materi presentasinya, Menko PMK Muhadjir Effendi menyatakan bahwa salah satu indikator menuju status negara maju adalah kemampuan Indonesia dalam mengendalikan atau memanfaatkan bonus demografi yang sedang dialami saat ini. Menurutnya, bonus demografi ini terjadi ketika proporsi penduduk usia produktif (15-64 tahun) lebih besar daripada usia non-produktif (65 tahun ke atas), mencapai lebih dari 60% dari total penduduk Indonesia.

“Indonesia harus mampu memanfaatkan bonus demografi ini untuk mewujudkan Indonesia maju dan sejahtera pada tahun 2045,” tegasnya.

Dr. Susiyanto, M.Si., Rektor UM Bengkulu, memberikan apresiasi tinggi kepada Prof. Dr. Muhadjir Effendi yang telah memberikan pandangan berharga dalam konferensi tersebut. Sebagai Menteri yang bertanggung jawab di bidang pembangunan manusia dan kebudayaan, pandangan Muhadjir Effendi dianggap sangat berarti untuk memperkaya diskusi.

“Kepada para pembicara hebat dari empat negara yang berbeda, selamat datang di Bengkulu, surga tersembunyi di Sumatera. Prof. Sonny Zulhuda, ahli hukum cyber dan informasi, Prof. Shu-Mei Tang yang terkemuka di bidang hukum ekonomi dan kebijakan publik, Mr. Beny S yang ahli dalam hukum internasional, dan tentu saja Prof. Dr. Aidul Fitriciada Azhari yang berpengalaman luas di bidang hukum dan regulasi di Indonesia,” ungkapnya. (humas)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *