Pakaian hewan “Bungurasih Handmade” yang terbuat dari kain perca habis terjual selama 3 hari

Surabaya, JurnalPost.com – Pakaian hewan dari bahan kain perca, dengan brand Bungurasih Handmade terjual habis pada bazaar pertamanya. Pakaian hewan yang dijual pada acara bazaar Kepo Halloween yang berlokasi di Galaxy Mall 2 tanggal 13 november hingga 15 november kemarin, diproduksi langsung oleh Ibu-Ibu desa Bungurasih.

Bazaar pertama dari Bungurasih Handmade ini pada awalnya hanya digunakan sebagai market testing dan brand awareness, ternyata membuahkan hasil diluar ekspektasi mahasiswa dan Ibu-Ibu Bungurasih. Selama 1 bulan terakhir Ibu-Ibu telah memproduksi sebanyak 169 pakaian hewan, dan saat bazar kemarin sebanyak 159 produk telah terjual dalam 3 hari, sehingga hanya menyisakan 10 produk.

Bazaar yang dijaga oleh mahasiswa Universitas Ciputra ini sangat menarik perhatian pengunjung, dengan model pakaiannya yang lucu serta harganya yang sangat terjangkau. Bahan dari kain perca yang digunakan sangat ringan, sehingga lebih nyaman untuk digunakan oleh hewan, khususnya anjing dan kucing. Pakaian hewan yang diproduksi oleh Bungurasih Handmade memiliki 2 tipe ukuran yaitu S-M dan M-L, uniknya, corak dari pakaian hewan yang dijual selalu berbeda-beda dan setiap produknya memiliki kombinasi warna yang berbeda.

Bungurasih Handmade adalah hasil dari kegiatan PPK Ormawa dari kolaborasi antara mahasiswa Ilmu Komunikasi dan Fesyen Universitas Ciputra dengan program “Sandang Terpandang”. Program yang berjalan selama 5 bulan ini, dengan mengedepankan pelatihan dalam bidang fesyen yaitu menjahit dan komunikasi pemasaran. Tujuan diadakannya program Sandang Terpandang adalah untuk membantu meningkatkan ekonomi serta potensi dari Ibu-Ibu Bungurasih, dan membantu Desa Bungurasih untuk memiliki produk unggulan desa. Selain itu program ini mempergunakan kain perca yang dianggap sebagai limbah untuk menjadi barang yang memiliki nilai jual.

“ Jujur kita bener-bener ngga nyangka banget bakalan terjual sebanyak itu , soalnya awalnya itu kita targetnya cuma buat market testing sama brand awareness, itu juga alasan kenapa yang jaga anak-anak UC dulu bukan langsung Ibu-Ibu. Diluar ekspektasi banget, kita dapet banyak respon positif dari pengunjung kemarin, dan bahkan ada yang mau PO bajunya juga. “ ujar Fiorella selaku ketua pelaksana PPK Ormawa Sandang Terpandang.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *