Pentingnya Sanitasi yang Layak, UNICEF bersama Mahasiswa KKN UNDIP Lakukan Sosialisasi Pada Masyarakat Kelurahan Padangsari

Sumber : dokumentasi pribadi

JurnalPost.com – Masalah sanitasi tetap menjadi perhatian utama, terutama bagi masyarakat. Layanan sanitasi di rumah tangga hingga pengelolaan limbah akhir tidak hanya sebatas memiliki toilet dan septic tank. Menurut UNICEF, 70% sumber air minum di Indonesia terkontaminasi oleh bakteri E. coli, dan ketidaksesuaian dalam pengosongan septic tank dapat menimbulkan risiko pencemaran terhadap sumber air.

Hampir seluruh penduduk di Kelurahan Padangsari, khususnya di RW 3, telah memasang septic tank sebagai upaya untuk memperoleh akses sanitasi. Meskipun sekitar sepuluh tahun yang lalu telah dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal di wilayah tersebut, belum pernah dilakukan penyedotan tinja. Terdapat beberapa masalah terkait IPAL komunal yang telah dibangun tersebut. Selain itu, bagi rumah tangga yang sudah memiliki septic tank, penyedotan tinja tidak pernah dilakukan karena masyarakat masih menganggap bahwa penyedotan hanya diperlukan jika septic tank sudah penuh.

Mahasiswa KKN Tematik Undip berkesempatan melakukan sosialisasi terkait sanitasi aman kepada warga RW 3 khususnya di RT 3 dan RT 6 di Kelurahan Padangsari, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Kegiatan dilakukan pada tanggal 14 Desember 2023 di RT 3 dan 18 Desember 2023 di RT 6 dengan sasaran sosialisasi sanitasi aman perkumpulan Dawis RT 3 dan ibu PKK RT 6. Selain melakukan sosialisasi terkait sanitasi aman dilakukan juga wawancara untuk pendataan terkait prospektif sedot tinja dengan sasaran 140 KK yang meliputi masyarakat RW 4, 7, 10, 12, 13, 14, dan 15.

Kegiatan ini dimulai dengan pembukaan serta perkenalan oleh mahasiswa KKN dengan menyampaikan latar belakang serta tujuan kegiatan. Kemudian dilanjutkan pemaparan materi terkait sanitasi aman yang telah dibuat oleh mahasiswa dengan menggunakan powerpoint. Sosialisasi sanitasi aman dikemas dengan memberikan pemaparan singkat kemudian di akhir dibuka sesi tanya jawab antara mahasiswa dan masyarakat sasaran. Sehingga, terjadi komunikasi dua arah dengan berbagai cerita, pertanyaan, pengalaman, serta masukan yang disampaikan dari masyarakat. Sebelum menutup kegiatan, mahasiswa juga memberikan leaflet terkait sanitasi aman yang telah dibuat sebagai rangkuman materi yang dapat dibaca ulang oleh masyarakat.

Hasil dari kegiatan yang telah dilakukan, mahasiswa menyebarkan bahan materi kepada sasaran melalui Ketua RT dan memberikan selembaran leaflet kepada masyarakat. Tidak hanya itu, mahasiswa KKN juga melakukan pendataan sasaran prospektif sedot tinja yang akan selanjutnya diberikan kepada UNICEF sebagai pendataan untuk ditindak lanjuti.

Lembaran leaflet yang telah disebarkan berisikan rangkuman materi dan informasi terkait fasilitas sedot tinja dari pemerintah kota sehingga diharapkan leaflet dapat membantu masyarakat mendapatkan informasi secara baik terkait dengan sanitasi aman dan program sedot tinja. Selain itu, diharapkan dari kegiatan ini masyarakat sekitar mulai menyadari akan pentingnya sanitasi yang aman bagi keluarga dan lingkungan rumah sekitar. Cukup besar harapan agar informasi yang telah diberikan oleh mahasiswa KKN kepada masyarakat dapat disebarkan kepada lainnya dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat selanjutnya dalam menjaga lingkungan yang sehat.

Penulis : Kelompok 10 KKN Tematik MHM Universitas Diponegoro
DPL : Nurhasmadiar Nandini, S.KM., M.Kes. dan Adnan Fauzi, S.T., M.Kom
Lokasi KKNT : Kelurahan Padangsari, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *