Permainan Tradisional Bola Api | Jurnalpost

Sumber : @baitul.adenan, https://www.youtube. com/watch?v=5P8ZalF-aB4

JurnalPost.com – Permaiana bola pada dasarnya merupakan sebuah permainan yang cukup menyenangkan dan cukup banyak digemari oleh banyak khalayak orang, Namun terdapat sebuah permainan bola yang berbeda dari pada biasanya. Sepak Bola Api atau Laliang merupakan salah satu permainan tradisoanal yang berasal dari Sumba Barat,Nusa Tenggara Timur, namun seiring berkembang nya zaman permaianan tersebut sudah menyebar ke berbagai daerah khususnya di daratan pulau jawa. Permainan bola api merupakan salah satu permainan tradisional yang cukup ekstrem dan menantang untuk para pemainnya.

Sepak Bola Api atau Laliang merupakan permaianan bola yang memiliki peraturan hampir sama dengan permaianan sepak bola ataupun futsal, hanya saja pada permaianan bola api terdapat beberapa peraturan yang berbeda. Pada permainan bola api ukuran lapangan yang digunkan lebih kecil dari permainan sepak bola, ukuran lapangan yang biasa digunakan hampir sama dengan lapangan futsal. Untuk jumlah pemaian yang bermaian biasanya untuk 1 team terdapat 5 orang, namun jumlah pemain bebas sesuai dengan kesepakatan dua tim yang bermain. Pada permainan bola api tidak memiliki penjaga gawang serta memiliki ukuran gawang yang lebih kecil dari ukuran gawang permainan bola lainnya. Dalam permainan bola api pemain tidak menggunakan alas kaki langsung bermain dengan kaki telanjang serta bola yang digunakan dengan bola batok kelapa yang sudah di rendam dengan minyak selama beberapa hari, agar minyak tersebut meresap.

Permainan bola api ini cukup ekstrem dan berbahaya jika bermain secara sembarangan. Setiap pemain yang bermain bola api akan di oleskan minya pada area kaki dan tangan agar tidak terlalu panas ketika saat bermain. Perlu diketahui terdapat suatu keunikan dari setiap pemain yang akan bermain bola api, biasanya pemain yang akan bermain akan melaksanakan kegiatan puasa sebelum permainan dimulai agar meminta doa untuk diselamatkan ketika bermaian bola api. Permainan bola api biasanya dilaksanakan pada malam hari agar bola api tersebut terlihat kobaran api nya menyala.

Pada Pulau Jawa permainan bola api umumnya dimainkan oleh para santri, seperti di daerah Cirebon, Magelang, Temanggung, Tulungaagung dan lain sebagainya. Permainan bola api di daerah Cirebon biasanya dimainkan pada suatu momen tertentu. Permainan bola api juga menjadi salah satu hiburan dan tontonan untuk masyarakat pada puncak akhir tahun ajaran di suatu pesantren. Namun, di daerah lain permaian bola api terkadang dilaksanakan menjelang Ramadan atau saat Ramadhan, biasanya dilaksanakan setelah shalawat tarawih. Bermain sepak bola api ini dapat disimpulkam sudah menjadi tradisi di sejumlah wilayah Indonesia.

Artikel ini dibuat untuk melengkapi tugas mata kuliah Permainan dan Hobi yang ditulis oleh mahasiswa Pariwisata UPN Veteran Jawa Timur, Muhammad Anbiya Fath Alla, NPM mahasiswa (20045010083), dibawah bimbingan dosen, Garsione Agni Andrea, S.Pd., M.Sc..

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *