Pernyataan Tentang Dukungan Disney Terhadap Komunitas LGBTQ

Oleh : Tania Nurrahmawati

JurnalPost.com – Film produksi Disney sudah lama dikenal oleh berbagai macam khalayak, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa merupakan penikmat karya-karya Disney. Cerita yang disampaikan hingga character yang ada didalamnya dirasa dapat menjadi teman bagi banyak orang. “Disney cukup meresap dalam budaya modern kita,” kata Martyn Griffin, seorang pakar persepsi budaya pekerjaan dan organisasi di Durham University di Inggris.

“Video rumahan yang ditonton berulang kali memaparkan anak-anak pada ide-ide dalam film-film Disney. Jika mereka melakukan ini sejak usia muda, pasti akan berdampak. ” begitu banyak hal dan feedback positif yang didapatkan disney dari berbagai macam karya nya.

Namun ada beberapa hal yang ternyata secara tidak langsung telah di normalisasi oleh masyarakat, entah karena tidak ter-notice atau bahkan memang sengaja di normalisasi, seperti hal nya pada tahun 2016 Disney merilis salah satu film berjudul Zootopia, tapi ternyata jika kita sadari bersama dalam film Zootopia itu sendiri Zootopia memperkenalkan karakter pronx dan Bucky Oryx-Antlerson yang notaben nya adalah tetangga hoops (kelinci) yang juga merupakan sebuah pasangan homoseksual, film tersebut menjadi film pertama Disney yang secara terus terang menambahkan karakter LGBT pada film produksi nya, setelah film itu tayang dnegan feedback positif, justru disney membut film dan kartun baru yang didalamnya secara gamblang diperjelas hal hal mengenai LGBT, seperti hal nya Cruella, Beauty and the Beast, Strange World, hinga Lightyear.

The Walts Disney Company juga kerap membuka suara perihal pro kontra isu LGBT dalam Karya-karya Disney, seperti halnya “I truly believe we are an infinitely better and stronger company because of our LGBTQ+ community. “ ucap Bob Chapek (CEO The Walts Disney Company).

Dalam statement resmi pihak The Walts Disney Company di web pribadi mereka yaitu (thewaltsdineycompany.com) pihak Disney yaitu Bob Chapek selaku CEO menjelaskan pilihan Disney dalam mendukung komunitas LGBT+ merupakan hal baik dan tentunya akan menjadi hal positif bagi disney kedepannya. Pihak Disney termasuk para karyawan juga melihat peluang besar dalam dunia bisnis yang sedang mereka/Disney garap dengan mendukung dan bekerjasama dengan perusahaan besar dimana salah satunya merupakan perusahaan pro LGBT+, mereka percaya bahwa mereka perlu menggunakan pengaruh mereka guna mempromosikan kebaikan atau feedback positif tersebut contohnya dengan menceritakan kisah-kisah yang inklusif, namun juga dengan membela hak-hak semua orang.

Bahkan dalam salah satu wawancara nya, pihak The Walts Disney Company secara terang-terangan mengampaikan akan berkomitmen terhadap pekerjaanya dimana meliputi keterlibatan Disney dengan semua komunitas LGBT+ hingga menjadi sekutu yang baik.

Menurut saya, hal-hal seperti diatas seharusnya tidak di normalisasi, apalagi terdapat faktor pendukung bahwasanya Disney merupakan kesukaan anak-anak yang masih bisa di sukai hingga dewasa, karya nya yang sudah banyak dikenal dan dikenang serta di akui harusnya menjadi pertimbangan dalam hal-hal kontroversial seperti ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *