Risiko Masyarakat Pertambangan Timah Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Anggota kelompok II :
Novitri Nur Ramadhani, Eliza Putri DS, Tasya Wulandari, Siti Halizah Putri, dan Windra Dewi Kusuma Yekti.

JurnalPost.com – Pertambangan timah di Pulau Bangka dan Belitung memiliki dampak yang signifikan terhadap masyarakat setempat. Banyak individu bergantung pada timah untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, meskipun menyadari risiko yang terkait dengan pekerjaan sebagai penambang timah. Risiko-risiko tersebut termasuk kecelakaan akibat kurangnya alat keselamatan dan longsor tanah yang dapat mengakibatkan korban tertimbun.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kegiatan pertambangan timah di daerah tersebut memiliki dampak yang kompleks, meliputi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pertambangan timah di Bangka Belitung memiliki pengaruh yang besar terhadap masyarakat setempat dan lingkungan. Beberapa risiko yang terjadi dalam penambangan timah di Bangka Belitung meliputi yaitu ,

Risiko kecelakaan: Penambangan timah merupakan aktivitas berisiko tinggi terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu, upaya pencegahan, pengendalian, dan penegakan keselamatan, kesehatan, dan keselamatan secara berkelanjutan pada seluruh bidang kegiatan proses produksi khususnya pada industri pertambangan timah di Bangka Belitung diperlukan.

1. Pencemaran air: Pencemaran air akibat pertambangan timah merupakan masalah serius di Indonesia pada saat ini. Pencemaran air dapat merusak lingkungan dan berdampak negatif pada kesehatan masyarakat.

2. Kerusakan lingkungan: Aktivitas pertambangan timah di Pulau Bangka dan Belitung telah menyebabkan kerusakan lingkungan. Hal ini merupakan salah satu sebab masyarakat menolak penambangan timah di daerah tersebut.

3. Dampak pada masyarakat: Kegiatan penambangan timah di Pulau Bangka Belitung telah menimbulkan dampak negatif pada masyarakat, seperti kesakitan penambang yang terlalu lama berada di lubang kerokan yang terisi air dan terkontaminasi sampah.

4. Keselamatan terhadap masyarakat: Oleh karena kegiatan penambangan timah di luwas berkelanjutan, banyak kasus penambang yang tertimbun akhirnya kehabisan nafas dan meninggal dunia.

Untuk meminimalisir risiko-risiko tersebut, diperlukan upaya pencegahan, pengendalian, dan penegakan keselamatan, kesehatan, dan keselamatan secara berkelanjutan pada seluruh bidang kegiatan proses produksi khususnya pada industri pertambangan timah di Bangka Belitung. Selain itu, perlu meningkatkan pengawasan dan monitoring serta melindungi lingkungan dari dampak buruk pertambangan timah.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *