Sosialisasi Pangan Sehat dan Penyakit Terkait Makanan di Apartemen Transit Solokan Jeruk

Oleh : Dr. Siti Nurhasanah, Dosen Universitas Padjadjaran

JurnalPost.com – Apartemen Transit merupakan program Pemprov Jabar dalam memenuhi kehidupan yang layak bagi masyarakat dengan harga terjangkau. Sistem sewa yang diberlakukan dapat berlangsung selama 5 tahun dan dapat diperpanjang menjadi 2 periode (10 tahun).

Saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat dibawah pengelolaan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) mempunyai lima apartemen transit yang berlokasi di empat lokasi yaitu Rancaekek, Solokan Jeruk, Ujung Berung, Batu Jajar, serta Karawang.

Universitas Padjadjaran yang merupakan salah satu Universitas di Jawa Barat sudah melakukan Kerjasama dengan Disperkim untuk Program Pengabdian kepada Masyarakat yang terintegrasi dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKNM-PPMD integratif). Salah satu tujuan KKN adalah Terbentuknya relasi dan interaksi yang baik dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga dengan hal itu dapat terbentuk kolaborasi yang baik dalam pelaksanaan program.

Gambar 1 Mahasiswa KKN Apartemen Transit Solokan Jeruk Periode Januari-Februari 2024

Salah satu kegiatannya adalah di Apartemen Transit Solokan Jeruk dengan Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Siti Nurhasanah, S.TP., M.Si. Apartemen Transit Solokanjeruk memiliki banyak potensi yang dapat terus ditingkatkan dari berbagai aspek. Kelompok mahasiswa KKN 111 yang ditugaskan untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Apartemen Transit Solokan Jeruk berperan dalam membantu masyarakat setempat untuk mencapai perkembangan melalui program-program yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan salah satu kegiatan yang diperlukan adalah edukasi pangan sehat dan penyakit yang terkait dengan konsumsi pangan. Pada kesempatan ini melibatkan mahasiswa dari kluster Kesehatan antara lain Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Farmasi.

Konsumsi pangan yang tak sehat dapat menyebabkan berbagai gangguan penyakit pada tubuh. Beberapa penyakit yang terkait dengan konsumsi pangan antara lain :

1. Penyakit Infeksi usus, ditandai dengan gejala diare, sakit perut, mual-mual dan muntah. Tersebar melalui makanan yang sudah terkontaminasi Bacillus cereus. Oleh karenanya dianjurkan mencuci tangan sebelum makan dan memilah makanan yang bersih dan sehat.
2. Infeksi saluran cerna, disebabkan oleh Escherichia coli. Gejala yang biasa timbul muntah, diare, sakit perut yang terkadang disertai demam.
3. Disentri Bakteri, gejalanya lebih akut, seperti sakit perut, muntah, dan diare dengan tingkat ringan hingga berat.
4. Tipus, disebabkan karena bakteri Salmonella typhi. Ditandai adanya demam tinggi, sakit perut, sakit kepala, muntah dan diare yang diikuti konstipasi, juga munculnya ruam.
5. Hepatitis A, ditandai dengan munculnya penurunan selera makan, demam, mual dan muntah, urin berwarna gelap dan tinja berwarna pucat.
Dan masih manyak lagi penyakit lainnya antara lain kolera, toksoplasmosis dan cacingan.

Gambar2 Kegiatas Sosialisasi

Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Oleh karenanya kegiatan lain yang dilaksanakan adalah senam bersama dan footsal dilanjutkan dengan sarapan Bersama dengan mengkonsumsi pangan sehat. Senam merupakan salah satu olahraga ringan yang mudah dilakukan, gerakan yang dinamis dapat menjadikan tubuh untuk dapat lebih aktif sehingga baik pada kesehatan tulang, gerakan senam juga dapat meningkatkan detak jantung sehingga ritme jantung lebih kuat dan teratur. Sarapan pagi merupakan rutinitas yang harusnya tak boleh dilewatkan karena merupakan bekal energi tubuh untuk beraktivitas seharian. Menu sarapan pagi yang dikonsumsi sebaiknya kaya akan gizi, seperti karbohidrat kompleks, protein, vitamin, cairan, lemak, serta serat. Menu sarapan pagi yang disajikan mahasiswa KKN dengan penghuni Apartemen adalah bubur kacang ijo

Gambar 3. Senam dan footsal Bersama penghuni

Disamping program-program diatas juga ada program-program lainnya antara lain meningkatkan kualitas usaha mikro para penghuni, pendampingan Teknik digital marketing dan lainnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *