TARI KREATIF BERTEMA BINATANG DAN BUAH DILOMBAKAN DI PURWAKARTA

Oleh: Nasywa Haniifa Sunniya

JurnalPost.com – Tari merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengungkapkan perasaan melalui media gerak hingga menghasilkan suatu karya yang memiliki nilai estetik yang bermanfaat bagi perkembangan motorik. Dalam pengembangannya tari tidak hanya tarian daerah yang biasanya memiliki makna dan pesan yang turun temurun dilakukan namun juga bisa dikreasikan dengan berbagai hal menarik seperti yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta.

Para mahasiswa Prodi PGPAUD UPI Kampus Purwakarta mengkreasikan tarian dengan karakter binatang seperti anak ayam, hamster, jerapah dan gajah, ada juga karakter buah yaitu buah naga, nanas, semangka dan belimbing. Kedelapan karakter ini dibagi ke dalam 8 kelompok yang kurang lebih beranggotakan sembilan sampai sepuluh orang yang mana masing-masing kelompoknya harus mempelajari terlebih dahulu teorinya dan menciptakan gerakan yang mengandung makna dengan sesuai kepada karakter yang mereka dapatkan. Selain itu, para mahasiswa perlu mendesain kostum dan membuatnya dengan kreatifitas setiap kelompoknya.Tidak hanya itu, gerakan dan kostum yang telah mereka ciptakan harus mereka ajarkan ke sekolah TK di Purwakarta yang sudah ditetapkan oleh Dosen Pengampu Mata Kuliah Pendidikan Seni Tari untuk AUD yaitu Dr. Hayani Wulandari, M. Pd..

Delapan sekolah TK di Purwakarta yang menjadi pegangan dari masing-masing kelompoknya adalah antara lain Kelompok Anak  Ayam ke TK Tunas Rimba, Kelompok Hamster ke TK Kartika XIX-34, Kelompok Jerapah ke TK Labschool UPI, Kelompok Gajah ke TK Yosudarso, Kelompok Buah Naga ke TK Tunas Harapan, Kelompok Buah Nanas Ke TK Mentari, Kelompok Buah Semangka ke TK Plus Ar-Roudhoh dan Kelompok Buah Belimbing ke TK Cinta Ibu.

Ke delapan sekolah ini dilatih selama hampir dua bulan oleh masing-masing anggota kelompoknya dengan pendampingan guru dan orang tua murid. Setiap kelompok juga membuat kostum yang disesuaikan dengan ukuran dan kebutuhan serta kenyamanan anak. Kostum yang dibuat oleh masing-masing kelompok ada yang enggunakan busa ati, kain hero, kain katun,  kain velboa dan karung goni . setiap kelompok juga mengkreasikan kostumnya dengan menambahkan aksesoris di bagian kepala yang disesuaikan dengan kotum dari setiap kelompoknya seperti daun, paruh ayam, leher jerapah yang panjang, telinga untuk gajah dan menggunakan riasan make up yang sesuai dengan karakter kelompoknya menggunakan face painting.

Setelah itu mereka diperlombakan dalam kegiatan Festival Seni Tari dan Musik 2023 (FESTAMU). Festamu adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) semester lima dan mahasiswa Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) semester tiga yang merupakan projek Ujian Akhir Semester Ganjil pada mata kuliah Pendidikan Seni Musik dan Pendidikan Seni Tari untuk AUD.

Kegiatan Festamu ini diselenggarakan di Bale Sawala Yudistira Kabupaten Purwakarta pada hari Jum’at 17 November 2023 dan Sabtu, 18 November 2023. Perlombaan tari kreatif ini diselengarakan pada hari pertama Festamu yang menghadirkan Direktur UPI Kampus di Purwakarta, Kaprodi PGPAUD UPI Kampus di Purwakarta dan Ketua BEM UPI Kampus di Purwakarta. Festamu 2023 dihadiri oleh sekitar 250 penonton.

Kegiatan ini diawali dengan pembukaan dan penampilan mahasiswa PGPAUD yang merupakan perwakilan kelompok yang digabungkan dengan tarian dari setiap kelompoknya. Lalu acara dilanjutkan dengan penampilan para peserta lomba dan setelah itu ada penjurian lalu diakhiri dengan penampilan flashmob  dari seluruh mahasiswa PGPAUD semester tiga.

Para guru dan orang tua murid mendukung penuh kegiatan ini agar diselenggarakan setiap tahunnya sebagai sarana menjalin silaturahmi yang baik. Bentuk supportif dari para guru juga dengan mengkoreksi kekurangan yang ditemukan dalam kegiatan ini, salah seorang guru berpendapat bahwa “kegiatannya luar  biasa” ada juga yang berpendapat “kegiatannya sangat bagus, anak-anak juga happy karena bisa bertemu dengan buah dan hewan yang lain” ada juga orang tua yang berpendapat “komunikasinya dijaga agar tidak terjadi miskomunikasi lagi”. Kegiatan Festamu 2023 ini sangat berkesan bagi guru dan orang tua murid lainnya, mereka mendukung dan berharap bisa bekerja sama lagi untuk kgiatan yang sama di tahun depan.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *