Meski Tak Bisa Maju Lagi di 2024, Jokowi Tetap ‘Pemenangnya’

Tak Berkategori

Sabtu, 19 Agustus 2023 – 17:15 WIB

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut ‘menang’ tiga kali berturut-turut di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 meskipun sudah tak berhak lagi maju. Jokowi ‘menang’ karena memiliki tingkat kepuasan publik atau approval rating yang masih tinggi jelang 14 bulan purnabakti.

Baca Juga :

Anies Baswedan Soal UU ITE: Pasal Karet Harus Direvisi!

Hal itu merujuk hasil survei Indikator Politik Indonesia terbaru periode Juli 2023. Menurut versi Indikator, approval rating Jokowi tembus 81,2 persen atau yang tertinggi sejak Jokowi memimpin pada 2014.

“Menurut saya, melihat approval (rating) Pak Jokowi, sepertinya sudah jelas (pemenang Pilpres) 2024 bukan Ganjar, Prabowo, Anies, tapi yang menang Pak Jokowi,” kata peneliti utama Indikator, Burhanuddin Muhtadi, dalam paparannya dikutip pada Sabtu, 19 Agustus 2023.

Baca Juga :

Partai Gelora Ungkap Alasan Berlabuh Dukung Prabowo Subianto

Dia menekankan secara konstitusi, Jokowi tak bisa lagi maju di Pilpres 2024 karena sudah memenanginya dua kali berturut-turut. Namun, menurut dia, tingginya kepuasan publik ini menjadikan Jokowi sebagai ‘king maker’ di 2024.

“Apa, sih, fungsinya presiden memiliki approval rating di saat secara konstitusional dia terhalang maju lagi? Kita, kan, belakangan diskusi soal king maker,” lanjut Burhanudin.

Baca Juga :

Ganjar Beri Cak Imin Burung Love Bird, Gerindra Sindir Mau Bawa Ayam Jago ke Gelora

Pidato Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR RI Bersama DPR dan DPD 2023

Photo :

  • (Willy Kurniawan/Pool Photo via AP)

Menurut dia, dengan approval rating yang tinggi, Jokowi baru bisa mainkan peran king maker jelang 2024.

Halaman Selanjutnya

“King maker itu baru bisa dimainkan oleh Jokowi, konteksnya dalam pertarungan 2024, jika seorang presiden punya approval rating yang tinggi,” tuturnya.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *